
Senjata dari Huruf/ Dian/ Puisi
“Kata-kata adalah pedang yang tak berbau besi,
Menembus

“Kata-kata adalah pedang yang tak berbau besi,
Menembus

“Dalam hening… aku mencoba,
membaca diriku, sesaat aku

“Di antara lembaran yang rapi tersusun,
saya menemukan

“Di titik huruf, dunia terhampar
Dalam bait-bait yang

“Sekolah, ibarat rumah keduaku,
Tempat kusenai mimpi-mimpi,

“Mereka bilang, dunia ini bising,
tapi tak ada

Puisi ini menggambarkan bahwa kata-kata memiliki kekuatan besar yang

Puisi ini menggambarkan kekuatan kata-kata yang lahir dari pikiran

Puisi ini menggambarkan buku sebagai sahabat setia tempat menggali
1. DWIDARI SADAR DIRI: Dwidari Sadar Diri lahir karena