Selamat Datang di Program Literasi Digital

SD Negeri 2 Dangin Puri

Tentang

Program Literasi Digital

Di Program Literasi Digital ini, pengunjung dapat menikmati petualangan membaca karya-karya para siswa dan guru kami. Berbentuk blog atau buku, Anda bebas memilihnya semaumu. Di sini, kami juga kerap membagikan kegiatan-kegiatan literasi yang akan dan telah kami selenggarakan. Baik internal, lokal, maupun nasional, senantiasa kami bagikan.

Program Literasi Digital literasi ini dikembangkan dalam rangka pembangunan budaya literasi di sekolah kami. Dengan Program Literasi Digital ini, kami berharap mampu mendorong warga sekolah untuk lebih termotivasi dalam membaca dan berkarya. Ini akan menjadi bekal penting bagi peningkatan mutu pendidikan dan kualitas generasi pembawa perubahan di masa depan.

Program Literasi Digital ini tercipta, berkat kerja sama antara Sekolah dan Nyalanesia. Melalui program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional (GSMB Nasional) yang diselenggarakan Nyalanesia, kami juga berhasil mendapatkan penghargaan Sekolah Aktif Literasi Nasional.

Selamat bertualang, dan salam #NyalakanMasadepan!

Tim Literasi Sekolah

Dewa Ayu Agung Dewi Wahani, S.Pd.

Koordinator Tim Literasi Sekolah

I Ketut Kertiyasa, S.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

Ni Made Yuni Wiratni, S.Pd., M.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

I Ketut Darmawan, S.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

Sigit Ambarwati, A.ma.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

Ni Wayan Novi Arsani, S.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

Dwi Dhian Lestari, S.Pd.

Anggota Tim Literasi Sekolah

Program Literasi Sekolah

Visi dan Misi Literasi

Mewujudkan ekosistem literasi sekolah yang membentuk generasi cendekia yang gemar membaca, terampil menulis, kritis, kreatif, inovatif, berkarakter, dan berbudaya.”

  1. Menumbuhkan budaya membaca dan menulis di lingkungan sekolah sebagai bagian dari pembiasaan harian.
  2. Mengintegrasikan literasi dalam seluruh mata pelajaran dan kegiatan pembelajaran untuk membentuk peserta didik yang cerdas dan adaptif.
  3. Mengembangkan kreativitas dan inovasi melalui kegiatan literasi digital, literasi sains, literasi budaya, dan literasi finansial.
  4. Mendorong sikap tangguh dan kritis melalui diskusi, resensi, serta karya tulis peserta didik.
  5. Menghadirkan lingkungan sekolah yang literat dengan penyediaan pojok baca, perpustakaan ramah anak, dan media literasi yang variatif.
  6. Melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung program literasi sekolah secara berkesinambungan.
  7. Menanamkan nilai budaya dan karakter luhur bangsa melalui karya sastra, cerita rakyat, serta kegiatan literasi berbasis kearifan lokal.



Target Literasi Sekolah

 

  1. Terwujudnya Budaya Literasi Sehari-hari
    Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan terbiasa melakukan kegiatan literasi (membaca, menulis, berdiskusi, berefleksi) minimal 15 menit setiap hari. Indikator: ≥ 90% siswa aktif mengikuti program pembiasaan literasi harian.
  1. Penguatan Sarana dan Ekosistem Literasi
    Tersedianya perpustakaan modern berbasis digital dan fisik, pojok baca di setiap kelas, serta akses literasi digital yang terintegrasi.
    Indikator: seluruh ruang kelas memiliki pojok literasi dan perpustakaan sekolah terakreditasi baik.
  1. Peningkatan Kompetensi Literasi Peserta Didik
    Siswa mampu memahami, mengolah, dan menghasilkan karya literasi (cerita, puisi, artikel, resensi, media digital) sesuai jenjang SD.
    Indikator: setiap tahun minimal 70% siswa menghasilkan karya literasi yang dipublikasikan di majalah dinding, buletin sekolah, atau media digital.
  1. Integrasi Literasi dengan Karakter dan Budaya Lokal
    Literasi sekolah menjadi sarana penguatan depalan profil kelulusan, serta menggali kearifan lokal Bali melalui cerita rakyat, tradisi, dan budaya.
    Indikator: adanya koleksi cerita rakyat lokal dan karya literasi berbasis budaya yang terus bertambah setiap tahun.
  1. Keterlibatan Masyarakat dalam Gerakan Literasi Sekolah
    Orang tua, komite sekolah, dan masyarakat sekitar aktif mendukung program literasi sekolah melalui kolaborasi kegiatan, donasi buku, atau pendampingan.
    Indikator: terbentuknya jejaring literasi sekolah yang berkelanjutan dengan dukungan minimal 5 mitra eksternal (penerbit, perpustakaan daerah, komunitas Literasi dll).

 

Blog Literasi

Karya dan Prestasi Literasi